Jangan Menyesak menjadi Pemimpin

Ketika memberikan pengarahan dalam rapat karya (RAKA) BPK PKK KAJ, Romo Chris Purba SJ mengingatkan agar setiap orang tidak menyesal telah dan sedang menjadi pemimpin.

Romo Chris lalu mengutip yang pernah dikatakan Jim Murphy pada TC leaders PKK (Charis Leadership Institute) belum lama ini. Jim adalah mantan Presiden ICCRS, sudah beberapa kali ke Indonesia. Di hadapan TC Leaders jelas Romo Moderator ini, Jim antara lain mengatakan, “Saya meminta kepada Anda semua, tolong jangan pernah menyesal menjadi seorang pemimpin. Tolong jangan pernah menyesal untuk hal itu. Saya memahami, akhir-akhir ini banyak orang yang berusaha untuk menjauhi hal-hal yang diberi judul sebagai pemimpin.  Mereka berkata, ‘Ya, saya ini hanya seorang pelayan.’ Saya dengan hormat, tidak setuju dengan pandangan seperti itu.”

Lanjut Jim, memang kita hanya pelayan, namun dalam kasus unik ini, kita menghidupi pelayanan kita dengan menjadi seorang pemimpin. Seseorang haruslah memimpin. Anda tidaklah harus menjadi seorang diktator, anda tidaklah harus menjadi seorang aristokrat, anda tidaklah harus dipenuhi dengan kesombongan. Anda bisa menjadi seorang pelayan, namun anda melayani orang-orang dengan memberikan mereka beberapa arahan.

Di kalangan para murid Yesus yang merupakan kelompok super rohani saja, mereka membutuhkan seorang manusia untuk memimpin. Dan PD anda juga memerlukan seorang manusia untuk memimpin. Maka jika Tuhan meninggikan anda untuk menaruh anda dalam peran sebagai pemimpin, milikilah kerendahan hati untuk menerima pekerjaan itu dengan sukacita.

Sangatlah penting Anda tidak menjadikan diri anda sendiri sebagai pemimpin; anda tidak mengklaim status ilahi, karena Tuhanlah yang memilih seseorang, memilih anda. Tenangkanlah dirimu sendiri. Terimalah pekerjaan itu dengan  sukacita dan pimpinlah  dengan rendah hati. Jika anda jadi seorang pemimpin, maka pimpinlah.” (SJ/01)

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *