SINERGI DENGAN TUJUAN

Romo Felix Supranto, SS.CC

Seorang anak dari teman saya tinggal di Singapore untuk belajar di sana. Pada suatu hari, ia pulang dari Singapore untuk berlibur. Beberapa hari kemudian, ia ikut saya ke sebuah desa yang masih sangat sederhana dalam rangka peresmian sebuah sekolah. Desa itu sangat panas karena terletak tidak jauh dari lautan. Banyak tamu saat itu menggunakan kertas untuk mengurangi panasnya cuaca dengan mengipas-ngipaskannya di tubuhnya. Akan tetapi, ia sangat nyaman di sana. Ia tidak merasakan cuaca yang panas dan ia menikmati kopi desa yang disajikan baginya. Ia nampak bahagia di sana. Saya bertanya kepadanya : “Engkau tampak gembira si sini, padahal keadaan di sini sangat berbeda dengan tempat tinggalmu sekarang. Di sini jauh dari kemajuan dan kehidupan yang nyaman ?”. Ia menjawab : “Saya bercita-cita tinggal di sebuah desa untuk menjadi petani dan peternak. Karenanya saya menikmati persawahan, suara ayam, dan angin lautan yang segar. Bagi saya di sini semuanya indah karena membangkitkan impian yang tertanam di dalam diri saya”.

Pengalaman tersebut menyadarkan kita bahwa ketika telah menemukan tujuan hidup kita, kita tidak akan mengalami masalah di manapun kita berada. Kita dapat menemukan kebahagiaan di manapun kita tinggal. Kita tidak mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan, teman, dan kesempatan.

Tugas kita adalah menemukan tujuan hidup kita dengan kemampuan-kemampuan yang telah Allah tanamkan di dalam diri kita dan menggunakannya sebaik mungkin. Jika kita dipanggil untuk menjadi seorang guru, kita hendaknya menjalankannya sebaik mungkin dengan kemampuan kita dalam mengajar. Jika kita dipanggil untuk menjadi seorang tentara, kita hendaknya menjalankannya dengan sepenuh hati dengan bakat yang ada. Jika kita dipanggil sebagai seorang ulama, kita hendakya memberikan kesejukan kepada hati yang dahaga dengan kebijaksanaan yang telah diaugerahkan kepada kita. Jika kita dikaruniai Allah sebagai orang lapangan, kita hendaknya jangan menghabiskan seluruh hari dengan duduk di belakang meja.

Kita hendaknya masuk dalam area di mana kita diberi bakat oleh Allah. Jangan biarkan orang lain membawa kita ke karier yang lain hanya karena ia sukses menjalankannya. Kita hendaknya memastikan bahwa kita melakukan suatu bidang kehidupan yang kita sukai. Ketika kita memenuhi tujuan hidup kita dengan kemampaun-kemampuan yang telah diberikan Allah kepada kita, kita akan mengalami sukacita dalam kehidupan kita. Kita bahagia dalam kondisi apapun.

Salam Tangguh dan Selamat Tahun Baru 2021

Facebook Comments

Default Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *